Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, menegaskan komitmennya dalam mengawal program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan dalam sosialisasi bersama mitra kerja di Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (14/2/2026).
Indah menyatakan bahwa program yang menjadi bagian dari realisasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto ini merupakan fondasi krusial dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh secara fisik, mental, dan moral demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
”Intervensi gizi harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari masa kandungan hingga pelajar SMA. Ini adalah investasi jangka panjang bangsa yang tidak boleh ditawar,” ujar Indah di hadapan konstituennya.
Optimalisasi Badan Gizi Nasional dan SPPG
Dalam pemaparannya, Indah menyoroti peran vital Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga baru yang bertanggung jawab atas keberhasilan program ini. Implementasi MBG nantinya akan digerakkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta jaringan dapur-dapur pemerintah yang tersebar di wilayah.
Sebagai anggota Komisi IX yang bermitra dengan Kementerian Kesehatan dan BGN, Indah memastikan fungsi pengawasan legislatif akan berjalan proporsional guna menjamin ketepatan sasaran.
“Kami menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan program benar-benar terimplementasi dengan baik. Kita harus menjaga agar kualitas gizi yang sampai ke anak-anak dan ibu hamil tetap terjamin tanpa adanya intervensi yang tidak perlu,” tegas politisi yang telah memasuki periode keempatnya di Senayan tersebut.
Dorong Peran Aktif Masyarakat
Indah juga mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk ikut menjadi pengawas di lapangan. Menurutnya, partisipasi publik sangat menentukan kualitas pelayanan, mengingat anak usia dini belum mampu menyampaikan masukan secara mandiri.
”Masyarakat wajib menjadi pemerhati. Berikan masukan yang konstruktif agar kualitas program ini semakin baik dari waktu ke waktu,” tambahnya.
Menjelang bulan suci Ramadan, Indah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi menjaga amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Langkah kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan warga diyakini akan mempercepat terwujudnya generasi Indonesia yang cerdas dan berdaya saing global.