REKAYOREK.ID – Dalam rangka Festival Joko Dolog Surabaya 2026, Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog menyelenggarakan Ruwatan Massal yang dilaksanakan pada Rabu Wage, 1 Juli 2026, bertempat di Cagar Budaya Arca Joko Dolog, Surabaya.
Kegiatan ini merupakan agenda budaya dan spiritual tahunan yang diselenggarakan setiap Bulan Suro, sebagai bentuk pelestarian tradisi luhur Nusantara sekaligus sarana doa bersama untuk memohon keselamatan, kebahagiaan, ketenteraman, serta terbebas dari berbagai kesialan dan energi negatif dalam kehidupan.
Ketua Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog sekaligus Ketua Panitia, Khoirul Anam, S.H., menyampaikan bahwa Ruwatan Massal di Cagar Budaya Arca Joko Dolog memiliki ciri khas yang tidak dijumpai di tempat lain, yaitu adanya ritual Pradaksina, yakni mengelilingi Arca Joko Dolog sebanyak tujuh kali.
Ritual Pradaksina tersebut memiliki filosofi sebagai simbol perjalanan manusia dalam membersihkan diri, menetralisir karma buruk, melepaskan energi negatif, serta memohon tuntunan agar memperoleh kehidupan yang lebih baik, selaras, dan penuh keberkahan.
Koordinator Acara, Ki Hari Potter, menjelaskan bahwa Tahun 2026 ini antuasias peserta sangat banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 97 Orang, Adapun seluruh rangkaian kegiatan disusun dengan tetap menghormati nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur. Diharapkan masyarakat dapat memahami makna ruwatan bukan sebagai sesuatu yang bersifat mistis semata, melainkan sebagai momentum introspeksi diri, penyucian batin, serta mempererat persaudaraan.
Prosesi Ruwatan Massal dipimpin oleh Dalang Ruwat Ki Suwito Sri Mudo Darsono bersama 17 Tokoh Spiritual Abdi Dalem Eyang Joko Dolog, yang akan membawakan tata cara ruwatan sesuai pakem tradisi Jawa, sehingga seluruh rangkaian berlangsung dengan penuh khidmat dan sarat makna.
Melalui kegiatan ini, Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog berharap nilai-nilai budaya adiluhung Nusantara terus hidup, dikenal oleh generasi muda, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian warisan budaya bangsa.@