REKAYOREK.ID – Kecelakaan lalu lintas maut yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Bakung Temenggungan, Dusun Ciro Wetan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (10/6).
Peristiwa yang diduga bermula dari tabrakan adu banteng antara sebuah Honda Brio dan truk trailer tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu meliputi Honda Brio merah bernopol S 1865 PM, truk trailer bermuatan peti kemas bernopol L 8249 UZ, Daihatsu Luxio bernopol S 1198 NA, Honda Scoopy bernopol W 2553 NFK, serta Honda BeAT bernopol L 6083 BAA.
Salah seorang pengguna jalan, Rohmat, menuturkan kecelakaan bermula ketika Honda Brio melaju hingga melewati marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan.
“Akibat Honda Brio melaju terlalu ke kanan keluar dari marka jalan, kendaraan yang datang dari arah berlawanan menabraknya sehingga terjadi adu banteng di timur Dealer Fadil,” ujar Rohmat, Rabu (10/6).
Benturan antara Honda Brio dan truk trailer menyebabkan mobil tersebut kehilangan kendali. Setelah tabrakan awal terjadi, Honda Brio kemudian menabrak Daihatsu Luxio yang sedang melintas di lokasi kejadian.
Pada saat yang sama, truk trailer juga kehilangan kendali akibat kerasnya benturan. Kendaraan berat tersebut kemudian menabrak dua sepeda motor, yakni Honda Scoopy bernopol W 2553 NFK dan Honda BeAT bernopol L 6083 BAA.
Truk trailer selanjutnya melaju hingga menghantam sebuah rumah warga yang berada di sisi utara jalan raya. Akibatnya, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah, termasuk pagar yang roboh akibat terjangan kendaraan tersebut.
Selain menyebabkan kerusakan pada rumah warga, kecelakaan itu juga mengakibatkan kerusakan berat pada sejumlah kendaraan yang terlibat.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan dari petugas.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan akibat kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta barang bukti untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.@red.