Oleh: Anthony Budiawan
MAYA Sasmita hanya berniat menulis satu berita: kenapa proyek kereta cepat yang “terlihat murah” ternyata menyimpan bunga pinjaman yang tidak pernah dihitung sampai akhir.
Ia tidak menyangka satu angka bisa membuka lima kasus lainnya — Kartu Kerja, IKN, Cipta Kerja, Perppu darurat — dan satu pola yang sama: risiko yang dibebankan ke BUMN, lalu diam-diam berpindah menjadi tanggungan negara.
Dibantu editornya yang keras kepala, seorang ekonom yang memilih kata-katanya dengan sangat hati-hati, dan sumber-sumber yang mempertaruhkan banyak hal untuk bicara, Maya menyusun sebuah dossier yang perlahan bergerak dari ruang redaksi ke Panitia Khusus DPR, ke ruang sidang Mahkamah Konstitusi, hingga ke Sidang Istimewa MPR.
Satu kata terus mengintai di setiap langkah, kata yang tidak boleh diucapkan terlalu cepat: pemakzulan.
Makzul adalah novel tentang kekuasaan, ekonomi-politik, dan konstitusi — tentang betapa lambatnya proses hukum bekerja, dan betapa mahalnya harga ketergesaan.
Ditulis oleh Anthony Budiawan, ekonom dan analis kebijakan publik, novel debut ini lahir dari pemahaman mendalam tentang bagaimana kebijakan ekonomi dan hukum benar-benar bekerja — dan bagaimana keduanya bisa disalahgunakan.@
Dapatkan di Google Play Books:
https://play.google.com/store/books/details?id=1rjxEQAAQBAJ