Rekayorek.id, Portal berita dan wadah berbagi kreativitas

Dua Agenda Besar Padati Surabaya, Ritual 1 Suro di Joko Dolog Tetap Berlangsung

REKAYOREK.ID – Aktivitas masyarakat di Kota Surabaya sempat terganggu akibat dua agenda besar yang berlangsung bersamaan pada Rabu (18/6/2026). Selain aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi dan DPRD Jawa Timur, ribuan Bonek juga turun ke jalan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-99 Persebaya.

Mobilisasi massa dari kedua kegiatan tersebut menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama sejak siang hingga malam hari. Arus kendaraan di kawasan Jalan Gubernur Suryo, Jalan Panglima Sudirman, hingga pusat Kota Surabaya mengalami perlambatan.

Galih (25), warga Sepanjang, Sidoarjo, mengaku sempat mengalami kendala saat hendak menghadiri kegiatan rutin “Rabuan” di Sanggar Joko Dolog, Jalan Taman Apsari, Surabaya. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari tradisi menyambut datangnya 1 Suro.

“Saya datang saat kondisi jalan sudah mulai padat. Ketika sampai di kawasan Jalan Panglima Sudirman, massa aksi mahasiswa dengan panji-panji kampus masing-masing mulai membaur dengan rombongan Bonek yang menuju pusat kota,” ujar Galih.

Menurutnya, tujuan kedatangannya ke Sanggar Joko Dolog adalah menghadiri kegiatan rutin yang dipimpin Ibu Ragil selaku Ketua Paguyuban Semedi Mukti Wibawa Surabaya.

“Tujuan saya ke Sanggar Joko Dolog untuk menghadiri Rabuan rutin sekaligus ngawali datangnya 1 Suro,” katanya.

Galih menilai kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pelestarian tradisi dan ajaran Jawa yang masih hidup di tengah masyarakat.

“Paling tidak di sini ada cerminan keberagaman budaya Nusantara kita,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan media ini sekitar pukul 22.00 WIB, sempat terjadi keributan antar suporter Persebaya di sekitar teras Sanggar Joko Dolog. Insiden yang berlangsung sekitar 25 menit itu menarik perhatian warga dan para pengunjung yang sedang melakukan kegiatan spiritual. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab keributan tersebut.

Suasana perayaan HUT ke-99 Persebaya juga diwarnai suara knalpot yang digeber serta pesta kembang api di sejumlah persimpangan jalan menuju pusat kota. Hiruk-pikuk perayaan berlangsung hampir di seluruh kawasan tengah Surabaya.

Sekitar pukul 23.15 WIB, hujan ringan mulai turun membasahi jalanan Kota Pahlawan. Saat melintas dari kawasan Taman Apsari menuju Pegirian-Semampir, terlihat banyak Bonek berteduh di teras pertokoan sepanjang jalan sehingga kerumunan massa perlahan mulai berkurang.

Meningkatnya volume kendaraan akibat dua agenda besar tersebut sempat menyebabkan kemacetan di sejumlah jalur utama. Meski demikian, perayaan hari jadi klub kebanggaan Arek Suroboyo berlangsung meriah, sementara aparat keamanan tetap bersiaga siang hingga malam hari.@rd/peq

Komentar
Loading...