Rekayorek.id, Portal berita dan wadah berbagi kreativitas

Oknum Mengaku Bonek Aniaya Tiga Warga di Surabaya, Aminah: Aparat Harus Usut Tuntas dan Menangkap Para Pelaku

REKAYOREK.ID – Euforia perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-99 Persebaya Surabaya diduga tercoreng oleh aksi kriminal yang dilakukan sekelompok orang yang mengaku sebagai Bonek Mania. Tiga warga Sidotopo, Surabaya, menjadi korban dugaan perampasan dan penganiayaan dalam insiden yang terjadi di Jalan Pencindilan, tepat di depan Sekolah Petra Surabaya, Rabu malam (17/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Salah satu korban, Aminah, menuturkan bahwa dirinya bersama sang kakak, Samsul, serta keponakannya, Tasya, awalnya turut merayakan ulang tahun klub kebanggaan Kota Pahlawan tersebut. Namun suasana yang semula meriah berubah menjadi mencekam ketika sekelompok orang tiba-tiba mendatangi mereka dan melakukan tindakan kekerasan.

“Kejadian itu di luar dugaan saya. Mereka langsung menyerang dan merampas barang yang dibawa keponakan saya. Tidak hanya merampas, mereka juga menganiaya kakak saya secara membabi buta hingga mengalami patah tulang. Sementara saya dan keponakan mengalami luka berat akibat terjatuh dari sepeda,” ujar Aminah kepada wartawan.

Menurutnya, aksi brutal tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mencederai citra Persebaya Surabaya dan komunitas Bonek yang selama ini dikenal sebagai pendukung setia klub berjuluk Bajul Ijo.

Aminah berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Saya berharap pihak kepolisian bertindak tegas terhadap para pelaku karena perbuatan mereka sangat meresahkan dan merugikan banyak pihak, termasuk nama baik Persebaya Surabaya,” katanya.

Ia mengungkapkan, pada Kamis (18/6/2026), dirinya telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Genteng Surabaya guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Selain menempuh jalur hukum, Aminah juga menyebarkan rekaman video kejadian ke berbagai platform media sosial. Langkah itu, kata dia, mendapat respons luas dari masyarakat.

“Alhamdulillah, banyak netizen yang mendukung langkah saya agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih diharapkan memberikan keterangan resmi terkait laporan yang telah disampaikan korban. Sementara itu, identitas para pelaku maupun motif di balik dugaan perampasan dan penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Perbuatan yang dilakukan oleh oknum tertentu tidak dapat digeneralisasi sebagai tindakan seluruh suporter Persebaya atau komunitas Bonek secara keseluruhan. Aparat penegak hukum diharapkan dapat mengungkap pelaku dan menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.@rd/peq

Komentar
Loading...