Rekayorek.id, Portal berita dan wadah berbagi kreativitas

Haji dan Umroh Dibayar Sepulang dari Tanah Suci

REKAYOREK.ID Kini haji dan umroh tidak lagi sulit dilakukan. Pasalnya, Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional memberi kemudahan pembiayaan tanpa bunga bahkan calon jamaah bisa membayarnya atau melunasi setelah pulang dari umroh atau haji.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pusat Operasional Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional, Indah saat meresmikan Kantor Cabang baru di Kota Surabaya, di Jalan Jawa No. 16, Kelurahan Gubeng, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/6/2022).

Menurut Indah, calon jamaah haji dan umroh yang mengajukan pembiayaan lewat koperasi, bisa mendapat dana talangan tanpa bunga.

Adapun sistem pembiayaannya, jelas Indah, jika calon jamaah umroh harus membayar Rp 25 juta, mereka cukup bayar down payment (DP) sebesar Rp 10 juta. Sisanya bisa dicicil setelah mereka melaksanakan ibadah umroh tersebut, tanpa bunga.

“Jadi memang tidak ada bunga. Konsep kami bebas dari riba,” kata Indah.

Skema serupa juga diterapkan bagi jamaah yang hendak melaksanakan ibadah haji. Dalam hal ini pihaknya melayani pendaftaran haji furoda. Haji furoda adalah haji yang visanya diperoleh dari Kerajaan Arab Saudi di luar kuota haji yang ditetapkan oleh Kemenag RI.

“Untuk pelaksanaan haji furoda, dana talangan yang digunakan berasal dari investor yang telah bekerja sama dengan koperasi.

Kami telah bekerja sama dengan investor dari Dubai dan Arab Saudi. Calon jamaah haji tinggal membayar DP, dan sisanya dibayar setelah menjalankan ibadah haji, juga tanpa bunga,” urainya.

Indah menambahkan, pihaknya juga menyiapkan dana talangan untuk umroh. Bedanya, di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional tidak ada bunga.

“Kalau lembaga pembiayaan lain biasanya ada bunga. Dari Rp 15 juta menjadi Rp 20 juta, sampai Rp 25 juta. Di kita, ini tetap sesuai akadnya,” ujarnya.

Kendati demikian, untuk pendaftaran calon jamaah tetap harus melalui verifikasi terlebih dahulu. Memang tidak bisa serta merta orang yang mendaftar langsung di-acc. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kredit macet.

“Harus benar-benar diverifikasi. Apakah si A ini layak diberangkatkan atau tidak,” tuturnya.

Berbeda lagi jika calon jamaah memberi jaminan. “Misalkan ada aset kalau gak bisa bayar, ini aset saya penjaminnya,” lanjut Indah.

Terkait dengan metode pembiayaan umroh dan haji yang berbeda dari lainnya ini, Sekretaris Umum Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional, Prijo Oetomo menjelaskan, bahwa metode itu dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada jamaah yang khendak mendaftar haji atau umroh.

“Ini adalah salah satu produk simpanan unggulan dari Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syari’ah Gerbang Energi Nasioal. Namanya produk Taharah, yaitu Tabungan haji dan umroh. Nasabah memiliki produk Taharah bisa mendapatkan berbagai fasilitas, layanan dan kemudahan untuk mewujudkan niatnya menuju Baitullah Makkah al Mukarromah. Jadi kami berangkat dulu, bayarnya belakangan setelah pulang dari tanah suci. Jadi memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah,” ujarnya.

Hal ini juga berkaca dari banyaknya kasus penipuan umroh dan haji yang dilakukan travel tidak bertanggung jawab.

Karena itulah lahir ide ini agar masyarakat yang mendaftar haji atau umroh tidak merasa khawatir tentang keuangannya. Selain itu, Prijo menjelaskan bahwa dirinya pernah menjadi korban penipuan travel umroh dan haji.

“Ide ini tercetus karena saya pernah tertipu travel umroh. Saya gagal berangkat, tapi uang tidak kembali. Tentu ini banyak dialami masyarakat lain. Makanya, saya bikin konsep ini agar uang masyarakat aman. Mereka dijamin berangkat, uangnya dicicil setelah pulang ibadah,” kenangnya.

Saat ini pihaknya menargetkan ke depannya bisa membuka kantor di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Untuk kantor pusat manajemen koperasi berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Adapun untuk kantor cabang, selain di Surabaya, juga berada di Tangerang Selatan dan [email protected]

Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Hindari penggunaan kata yang mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA.
Loading...