Rekayorek.id, Portal berita dan wadah berbagi kreativitas

Sasar Ibu Hamil hingga Pelajar, Lucy Kurniasari Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya

​Pemerintah DPR RI Komisi IX DPR RI mulai tancap gas memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, menyebut asupan gizi yang tepat adalah investasi utama untuk mencetak generasi emas yang punya daya saing global.

​Hal itu disampaikan Lucy saat menyapa warga dalam agenda Sosialisasi Program MBG di Halaman Balai RW 2, Lakarsantri, Surabaya, Senin (16/2/2026).

1. Upaya hapus kesenjangan gizi di Indonesia

​Dalam paparannya, Lucy menekankan bahwa program ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, melainkan langkah mulia untuk pemerataan kualitas kesehatan. Ia ingin memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal secara fisik maupun kognitif akibat masalah nutrisi.

​”Program Makan Bergizi Gratis ini adalah niat baik untuk pemerataan dan mendongkrak gizi anak-anak bangsa. Kita ingin tidak ada lagi anak Indonesia yang kekurangan gizi,” ujar Lucy di hadapan warga.

2. Fokus pada pencegahan sejak dalam kandungan

​Politisi kawakan ini juga menyoroti tantangan gizi kronis yang sering kali bermula dari kondisi ibu hamil. Menurutnya, banyak ibu hamil yang tidak menyadari adanya infeksi berulang yang berisiko buruk pada janin.

​Oleh karena itu, sasaran program MBG dibuat sangat luas, mencakup:

  • ​Peserta didik (TK, SD, SMP, SMA, Santri, hingga siswa SLB).
  • ​Ibu hamil dan ibu menyusui.
  • ​Anak bawah lima tahun (Balita).

3. Puji keberhasilan Surabaya tangani masalah gizi

​Lucy tak lupa mengapresiasi capaian Kota Pahlawan dalam menangani persoalan gizi yang dinilai sudah sangat baik. Ia berharap semangat “Arek Suroboyo” yang gemar tolong-menolong bisa menjadi mesin penggerak keberhasilan program ini di lapangan.

​”Suasana seperti ini harus tetap dipertahankan. Kita orang Surabaya saling bantu. Dengan program ini, kita berharap berdirinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah sekitar benar-benar memberdayakan masyarakat lokal,” tambahnya.

4. DPR RI pastikan pengawasan tetap ketat

​Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Lucy memastikan DPR RI akan terus memelototi anggaran dan pelaksanaan program MBG agar tepat sasaran. Ia juga mendorong kolaborasi erat dengan pihak sekolah agar program ini tidak menjadi beban administratif tambahan bagi para guru.

​Dengan sinergi antara Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Indonesia mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh di masa depan.

Komentar
Loading...