REKAYOREK.ID Ungkapan “banyak jalan menuju Roma” menjadi cermin bagi dedikasi Budi Irawan. Lewat kemahiran jemarinya mengolah cat air, sang seniman berupaya memperkenalkan keelokan Kota Lama Surabaya ke mata internasional.
Agenda pameran sketsa ini merupakan bagian dari perayaan Hari Warisan Budaya Dunia (World Heritage Day) 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya pada Sabtu (18/4/2026).
Kolaborasi apik ini terjalin antara komunitas pelestari budaya Puri Aksara Rajapatni dengan manajemen Hotel Horison Arcadia Heritage.
Sebagai hotel yang berdiri kokoh di pusat sejarah Surabaya, bangunan ini memang memiliki ikatan kuat dengan nilai-nilai masa lalu. Hal tersebut tercermin dari arsitektur kolonial yang dipertahankan hingga dekorasi interior yang kental dengan nuansa heritage, lengkap dengan dokumentasi visual Surabaya era lawas.

Kemitraan bersama Puri Aksara Rajapatni kian menegaskan identitas hotel ini sebagai destinasi bersejarah, sesuai dengan nama resminya: “Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya”.
Selain menjadi pusat perayaan Hari Warisan Budaya Dunia, karya-karya Budi Irawan yang menangkap fragmen Kota Lama juga akan dipajang secara permanen di lobi dan koridor hotel, sehingga para tamu dapat menikmati atau bahkan membelinya sebagai kenang-kenangan.

Dalam keterangannya, Budi mengungkapkan bahwa koleksi sketsanya yang hadir dalam ukuran A4 dan A3 tersebut sudah dilengkapi dengan bingkai cantik dan dibanderol dengan harga yang cukup kompetitif.
“Ini adalah pengalaman, dimana tamu dan publik yang berkunjung ke Kota Lama Surabaya, bisa membawa pulang Kota Lama Surabaya pulang ke daerahnya masing masing”, jelas Budi ketika mempersiapkan Sketsa sketsanya untuk acara pameran nanti.
Terdapat 26 karya terpilih dari total 50 sketsa yang telah dirampungkan Budi untuk pameran ini. Secara lebih lengkap, seluruh koleksi tersebut akan didokumentasikan dalam buku bertajuk “Sketsa Kota Lama Surabaya”.
Peluncuran buku tersebut rencananya akan diadakan di Museum Bank Indonesia (eks De Javasche Bank) pada Minggu (25/4/2026), hasil kerjasama strategis antara Puri Aksara Rajapatni dan Bank Indonesia.
Lokasi antara kedua bangunan bersejarah ini pun sangat berdekatan. Hotel Horison Arcadia Heritage, yang dulunya adalah kantor Geo Wehry & Co di Jalan Rajawali, hanya berjarak sekitar 100 meter dari Museum Bank Indonesia di persimpangan Jalan Garuda dan Kasuari. Kedua bangunan megah ini telah diakui secara resmi sebagai Bangunan Cagar Budaya (BCB) Kota Surabaya.

Pada Kamis malam, seluruh karya tersebut telah dipindahkan dari kediaman Budi di Kampung Pandean yang legendaris menuju hotel. Pihak manajemen hotel pun telah menata area pameran dengan cermat untuk menyambut para pengunjung.
“Kami akan gelar di lobby hotel sebagai penunjang hotel secara natural. Kita akan tempatkan beberapa sketsa di dinding dinding hotel misalnya pada dinding ruang tamu ini sehingga tamu tamu hotel bisa menikmati dengan santai”, demikian kata Rully Herlambang, GM hotel ketika ditemui tim penyelenggara pameran.

Bagi masyarakat yang tidak sempat hadir pada seremoni pembukaan dan sesi diskusi santai di Sabtu sore (18/4/2026), karya-karya ini tetap dapat dinikmati di hari-hari berikutnya karena telah menjadi bagian dari elemen estetika interior hotel.
“Bila ada pengunjung yang berminat, bisa menyampaikannya ke pihak kami”, pungkas Rully.@PAR/nng