Rekayorek.id, Portal berita dan wadah berbagi kreativitas

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Indah Kurniawati Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Surabaya


Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, menegaskan pentingnya asupan gizi seimbang sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul yang berdaya saing global.

Hal ini disampaikannya dalam sosialisasi program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Balas Klumprik, Kec. Wiyung, Surabaya, Sabtu (8/2).

​Indah menjelaskan bahwa program MBG merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendukung Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, kuat, dan bermartabat.

​”Kita ingin membangun SDM yang tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga memiliki daya saing global dan tahan banting. Inilah kunci menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Indah di hadapan ratusan peserta yang antusias.

​Menurut politisi tersebut, pembentukan Badan Gizi Nasional menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menangani masalah gizi secara terpadu.

Program ini pun dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect), yakni meningkatkan kualitas kesehatan anak sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

​”Masyarakat diharapkan menjadi bagian dari stakeholders yang mengawasi langsung. Mulai dari hasil tani di ladang, proses pengolahan di dapur, hingga tersaji di meja makan anak-anak kita,” paparnya.

​Indah juga menekankan bahwa Komisi IX DPR RI terus bersinergi dengan mitra kerja seperti Badan Gizi Nasional (BGN), BPOM, BPJS, hingga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenduk Bangga) untuk memastikan program ini berjalan berkelanjutan.

​”Harapan kita, pada 2045 mendatang, anak-anak Indonesia benar-benar siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas unggul dan diakui di tingkat dunia,” pungkasnya.

​Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menjadi ajang edukasi bagi warga Surabaya mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini demi memutus rantai stunting dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah.()

Komentar
Loading...