Indah Kurnia Tekankan Gizi dan Penguatan Keluarga dalam Sosialisasi MBG di Sidoarjo
Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia sangat bergantung pada ketahanan keluarga dan pemenuhan gizi yang tepat. Hal ini disampaikannya dalam sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Pendopo Abah Yarno, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Senin (23/2).
Dalam kegiatan bersama mitra kerja tersebut, Indah menyebut pembangunan bangsa yang kokoh harus dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga. Menurutnya, keluarga yang sehat dan kuat akan menjadi pondasi utama pembangunan nasional.
”Perhatian terhadap gizi ini sangat krusial. Kita harapkan program MBG ini tidak hanya menyasar anak sekolah, tapi ke depan bisa menjangkau kelompok lain seperti lansia, dengan catatan kualitas pelayanan dan makanannya harus benar-benar terjaga,” ujar politisi perempuan tersebut.
Sebagai anggota Komisi IX yang bermitra dengan Kementerian Kesehatan hingga Badan Gizi Nasional, Indah menegaskan perannya bukan sekadar sosialisasi, melainkan memastikan program pemerintah tepat sasaran dan berdampak nyata bagi rakyat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas sebagai konsumen dengan selalu memperhatikan label kemasan, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa pada produk makanan. Edukasi ini dinilai vital untuk mendukung keberhasilan program MBG dalam menjaga kesehatan keluarga.
Gerakkan Ekonomi Lokal
Lebih lanjut, Indah melihat program yang dijalankan Badan Gizi Nasional ini sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. Ia berharap keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) di wilayah setempat bisa melibatkan warga sekitar sebagai pemasok bahan pangan.
”Ini kerja gotong royong. Selain meningkatkan gizi anak-anak, program ini harus mampu menggerakkan ekonomi lokal. Kami di Komisi IX melakukan pengawasan, namun masyarakat juga punya peran penting sebagai penerima manfaat,” tegasnya.
Acara yang berlangsung gayeng ini juga menjadi ruang dialog bagi warga Sidoarjo untuk menyampaikan aspirasi secara langsung guna memastikan program pemerintah berjalan sesuai harapan masyarakat di akar rumput. ()