Rekayorek.id, Portal berita dan wadah berbagi kreativitas

Siswa SMPN 1 Surabaya Sukses Budidaya Sansevieria

REKAYOREK.ID Siswa SMPN 1 Surabaya, Rah Handaru Hatmaji Marsudi (Hatma) sukses membudidayakan tanaman Sanseviera. Ia mengaku tertarik membudidayakan Sansevieria selain mudah dirawat juga mampu menyaring udara, sehingga membuat lingkungan lebih sehat.

Secara usia, Hatma memang terbilang masih muda baru 14 tahun. Tapi, remaja kelahiran Surabaya, 22 Desember 2011 itu telah menunjukkan ketertarikannya pada tanaman dan lingkungan. Selama kurang lebih 8 bulan, Finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2025 itu tertarik membudidayakan tanaman Sansevieria.

Dia bercerita, mulai menyukai Sansevieria karena tanaman ini mudah dirawat, tidak membutuhkan banyak air, dan tetap terlihat indah meskipun diletakkan di dalam ruangan. Selain itu, Sansevieria juga dikenal mampu menyaring udara, sehingga membuat lingkungan lebih sehat.

“Dari situlah, saya tertarik untuk mengenal dan membudidayakannya lebih dalam,” ujarnya.

Selama 8 bulan menekuni budidaya tanaman Sanseivieria, Hatma terus berupaya melakukan inovasi. Ia banyak belajar metode perbanyakan, cara perawatan yang tepat, serta mencoba berbagai variasi media tanam untuk menghasilkan tanaman yang lebih sehat.

“Saya banyak baca buku dan melihat berbagai budidaya dari pembudidaya lain untuk menambah referensi,” ungkap Pengurus OSIS SMP Negeri 1 Surabaya itu.

Hatma, yang belum lama ini mengikuti Jambore Dunia di Cibubur September 2025 itu mengakui, meski terbilang mudah dalam perawatannya, tapi ia pun menemui beberapa tantangan. Di antaranya, ia harus bisa menjaga kondisi media tanam tetap ideal, karena Sansevieria sensitif terhadap kelembapan. Selain itu, ia juga harus waspada terhadap hama tertentu seperti kutu putih.

“Tantangan lainnya adalah menemukan cara perbanyakan yang paling efektif agar tanaman tumbuh cepat namun tetap berkualitas. Selain itu juga terkait konsistensi dalam perawatan, terutama saat cuaca tidak menentu,” tambahnya.

Namun, siswa yang pernah meraih Juara Umum Kejurprov Drumband di Jember pada November 2025 itu mengakui banyak hal menarik didapatkan selama bergelut dengan budidaya tanaman Sansevieria. Ia mengatakan, hal yang paling menarik adalah saat melihat perubahan tanaman dari waktu ke waktu, mulai dari munculnya tunas baru, proses perbanyakan yang berhasil, hingga bentuk dan corak daunnya yang sangat beragam.

“Setiap spesies memiliki keunikan tersendiri, sehingga selalu ada hal baru yang bisa dipelajari dan dinikmati,” tegasnya.

Tidak berhenti pada budidaya Sanseivieria, Hatma juga membuat terobosan yang saat ini sedang berproses, yaknu mengembangkan media edukasi Taman si Viera melalui Youtube Taman, mengembangkan website sebagai media Informasi Taman si Vieria, mengembangkan Eco Preneure (Wirausaha Hijau) melalui Marketplace dan membuat Buku Budidaya Tanaman Sansevieria.

Sementara target selanjutnya, ia ingin mewujudkan program membagi tanamana Sansevieria ke masyarakat atau warga dengan nama SARUVIERA (Satu Rumah Satu Sansevieria).@sir

Komentar
Loading...