Titik Nadhir #7
Oleh: Noviyanto Aji
Temanku masih memacu motor dengan kecepatan penuh. Tanpa menengok belakang, kami bagai memiliki ilmu Seipi Angin: kencang dan ringan. Satu dua kendaraan dilewati.
Kesalahan kecil bisa mengakibatkan fatal,…