Rekayorek.id, Portal berita dan wadah berbagi kreativitas
Browsing Kategori: "Sastra"

Sastra

Segala tulisan berkaitan dengan kesusastraan atau seni. Mulai novel, cerpen, cerbung, drama, hingga puisi.

Titik Nadhir #30

Oleh: Noviyanto Aji Sejak masih muda keluarga Lik Man bertani nanas di kaki gunung Kelud. Atau tepatnya keluarga istri Lik Man. Lik Man hanya meneruskan saja usaha mertuanya bercocok tanam nanas. Ya sejak menikah, mereka kebagian warisan…

Sumbangan Pengemis

Oleh: Ramli Lahaping Segala bentuk cuaca, tidak membuat Tina terhalang untuk mengais rezeki. Setiap hari, janda itu akan menuntun gerobaknya untuk mengumpulkan barang-barang bekas yang bernilai jual. Ia melakukan pekerjaan tersebut…

Laskar Banaspati Watugaluh

Oleh: Agung Purwantara Matahari tampak berwarna merah. Kelelawar dan Kalong (sejenis kelelawar raksasa) mulai keluar dari persembunyiannya. Bangkit dari tempat tidurnya yang terletak di gua-gua dan pohon-pohon raksasa. Langit…

Titik Nadhir #29

Oleh: Noviyanto Aji Sebelum meninggalkan Blitar, aku menyempatkan mampir di makam Bung Karno. Duduk di depan makamnya, aku termenung. Tak banyak yang bisa kuceritakan mengenai Proklamator ini. Sebab sudah banyak versi menyebutkan…

ZOOM | CERPEN

Oleh: Anggie D Widowati Profesor Jamaluddin duduk dengan tenang di depan laptopnya. Satu per satu wajah mahasiswa muncul di layar zoom. Rambutnya beruban di sisi kanan dan kiri kepalanya. Namun uban itu justru menambah kesan kepandaian…

Titik Nadhir #28

Oleh: Noviyanto Aji Saat Subuh, aku sholat berjamaah dengan Kyai Masyhuri. Hanya berdua saja. Aku dan dia. Namun demikian, aku bisa merasakan kekhusyukan. Betapa Kyai Masyhuri sangat fasih dalam membaca surat-surat Alquran. Selepas…

Titik Nadhir #27

Oleh: Noviyanto Aji Di Jember aku tidak menginap. Sekiranya perjalanan kuteruskan ke Blitar. Sebelumnya aku sudah menghubungi temanku Kuncoro. Rencananya mau mampir. Namun aku harus melewati rute yang tak mengenal kata usai. Melewati…

Bahu Laweyan #56

Oleh: Noviyanto Aji Dunia rupanya tak sempit. Bahkan tak selebar daun kelor. Ke mana Nunuk melangkah, sosok Sahid selalu membayangi. Wali Allah itu seperti ada di mana-mana. Hati Nunuk terbebani. Memang semua jalan telah terbuka. Biar…

Titik Nadhir #26

Oleh: Noviyanto Aji Aku meneruskan perjalanan menuju Jember. Tiga jam berjalan akhirnya aku tiba. Untuk melepas lelah aku berhenti di alun-alun. Saat itu kurasakan tenggorokan kering. Aku yakin dengan minuman dingin rasa haus akan segera…

Bahu Laweyan #55

Oleh: Noviyanto Aji   Tak pernah termimpikan dan terpikirkan oleh Nunuk, dia bakal mengalami sebuah peristiwa dahsyat seperti itu. Lebih-lebih peristiwa itu dialaminya sendiri. Duduk sendiri di depan sebuah rumah tak jauh…